Bab 50. Ditalak

1913 Kata

Dikarenakan Sania dalam keadaan hamil, hukuman dijeda jika Sania sudah melahirkan nanti. Ketika diperiksa oleh polisi, benar, dia terbukti atas kasus pencemaran nama baik. Ashraf tidak bisa berkata-kata, saking kecewa pada istri keduanya sudah melakukan kesalahan yang sulit untuk dimaafkan. Sania terus mendekati sang suami, agar Ashraf tidak menghindari. "Mas, aku mohon jangan diamkan aku seperti ini!" kata Sania memegang lengan kekar suaminya. Tibalah mereka di parkiran, Ashraf menghembuskan napas berat. Pikirannya jadi pelik, bingung harus bereaksi apa. "Kamu sadar nggak, atas kesalahan yang udah kamu perbuat? Harusnya kamu intropeksi diri, Sania. Kenapa kamu tega melakukan ini? Apa alasanmu?" tanya Ashraf, mencengkram pundak Sania lalu menyandarkannya ke mobil. Punggung Sania terb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN