Part 44

1926 Kata

Noah POV Gue makin berjalan cepat saat mendengar suara tangis bayi dari kamar gue dan Luna. Gemesin banget sih kedatangan gue disambut sama suara tangis anak gue yang gemesin. Pasti udah gak sabar deh nungguin daddy-nya pulang, udah tiga hari ini gak ketemu. "Kenapa nih anak daddy nangis-nangis?" Luna yang menyadari kedatangan gue langsung menatap gue dengan Lio yang ada digendongannya sambil lagi disusuin. "Nah itu daddy udah pulang," kata Luna tersenyum senang. Gue mendekati Luna kemudian mencium dahinya lembut. Selain kangen sama anak-anak, gue juga kangen dong ibunya anak-anak ini. "Udahan dong, itukan susunya punya daddy," kata gue seolah ngomong sama Lio yang tampak menyusu dengan wajah polosnya. "Kalau yang kanan punya Lio, yang kiri punya Lia, punya daddy yang mana dong? Duluk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN