Noah POV “Woiiiiiii.... ” Gue menggebrak meja bikin ketiga kunyuk yang lagi asik sama ponselnya masing-masing langsung noleh ke gue. Cuma beberapa saat, abis itu mereka kembali sibuk ke ponselnya lagi seolah gue gak ada. “Tong...” panggil gue lagi yang sekarang udah ikut duduk sama mereka. Tadi waktu gue nelfon Oka, Oka bilang mereka lagi nongkrong di kafe biasa di jam makan siang, jadinya gue langsung nyusul. Tumben banget mereka gak ngajakin gue, apa gue mau dikeluarkan dari perteman ini secara sepihak? oh tegangnya, eh teganya. “Maaf Anda siapa ya?” Tanya Leon yang bikin gue cengo. Wah ni bocah anemia, eh amnesia nih kayaknya. Abis kepentok tembok kontrakan ya? Masa dia lupa sahabatnya yang paling ganteng nan tajir ini. “Kalau tidak ada kepentingan, silahkan pergi dari sini,” k

