Noah POV 7 tahun kemudian Gue menggandeng tangan mungil putri kesayangan gue memasuki kantor. Sesekali terdengar putri gue menyahut sapaan yang diberikan oleh karyawan-karyawan yang lewat bikin gue tersenyum gemas. Anak gue benar-benar tumbuh menjadi anak yang menggemaskan, sama kayak mommy nya. “Pagi Bos kecil,” sapa Cacing waktu kami udah sampai di depan pintu ruang kerja gue. “Pagi Om Kucing.” “Cacing sayang,” kata gue mengingatkan. “Iya, Om Kambing.” “Sayang, Cacing,” kata gue lagi. “Iya... iya.. Om Cacing. Maaf, Lia kan emang suka lupa.” Gue menggeleng kecil sambil mengelus pucuk kepala anak gue dengan sayang. “Gak papa Bos Kecil, mau manggil Kucing, Kambing, Kepiting, terserah deh apa aja, yang penting gaji om naik terus,” kata Cacing yang bikin Lia terkekeh geli namun biki

