Noah POV Setelah menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan gue, gue langsung bergegas buat memasuki kamar. Semenjak Luna hamil apalagi setelah perutnya makin besar, Luna minta gue buat pulang sore terus dari kantor. Karena pulang cepat, gue kadang bawa pekerjaan kantor ke rumah buat gue selesaiin di ruang kerja di rumah. Maklum orang kaya, jangankan ruang kerja, stadion juga ada di rumah gue. “Belum tidur sayang?” Tanya gue waktu lihat Luna masih bangun dengan posisi menyandar di kepala ranjang. Tangannya terlihat menggosokkan minyak kayu putih di betisnya, mungkin dia ngerasa pegal. “Belum, kamunya kerja terus,” kata dia sambil mengerucutkan bibirnya. Gue terkekeh kecil kemudian menghampiri Luna. Gue menaiki ranjang dan ikut duduk di sampingnya. “Sini biar aku aja.” Gue mengambil alih aktivit

