Bab 48

2310 Kata

Sera mendengus kesal. Edward Donovan lagi-lagi menghubunginya. Padahal Sera sudah menolak semua panggilannya, tapi pria itu tak ada kapoknya. Sang istri lebih parah lagi. Hampir sejam sekali panggilan dari Sandra menghiasi layar ponselnya. Sera juga sudah menolak semua panggilan Sandra, terapi dasar Sandra sangat keras kepala. Mantan sahabatnya itu masih saja menghubunginya. "Bunda kenapa sih, kok mukanya menekuk kayak gitu?" tanya Sky bingung. Alisnya berkerut menatap Bunda yang sedang memijit pelipis. "Nggak apa-apa kok, Sayang. Bunda cuma lagi pusing sedikit." Sera tersenyum, mengusap rambut pirang putrinya. Sky terlihat lelah. Pasti karena putrinya baru pulang sekolah. "Oh iya, sekolah kamu gimana? Ada hal yang baru nggak yang nggak kamu temuin di Jakarta?" "Banyak!" jawab Sky seman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN