Part 87

972 Kata

Part 87 "Gue gak nyangka, kalau selama ini pelakunya ada di dekat gue. "Devan menghembuskan napasnya lelah. Untungnya ia tak mengalami rasa ketakutan yang terlalu dalam soal ini karena di setiap ia terpuruk ada bundanya yang selalu berada di sampingnya dan menguatkannya. " Gue juga tertipu, Dev. Gue juga gak peka ternyata Radelia ngincar lo sejak lama. "Eros duduk di samping Devan yang termenung dengan pandangan ke arah jendela. Mereka berdua ikut dalam perjalanan menuju tempat yang diduga tempat persembunyian para penjahat. " Dia murid baru kan? "tanya Devan memastikan. " Iya tapi aneh aja sih, umurnya terlalu muda banget dan pantesnya dia itu bocah smp. "Eros menggaruk rambutnya yang tak gatal tuk berpikir sebentar. " Iya, mungkin dia. "Gumam Devan yang juga berpikir. " Mungki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN