[4] (Part Spesial)

1294 Kata

[4] (Part Spesial) Aku sedang berdiri dan menatap bangunan rumah mewah milik seseorang yang pernah ku sakiti. Kini orang itu telah bahagia bersama orang lain, aku hanya bisa tersenyum miris dan meratapi nasibku yang sekiranya baik ternyata makin tahun hidupku terpuruk. Ada rasa malu yang menyeruak ke relung hatiku ini, ingin rasanya aku berteriak marah sebab hidupku menjadi tak seperti yang kuharapkan. Kemudian aku sadar, sangat menyadari kesalahannya yang tertanam didiriku sendiri selama ini dan sejak itu aku mempunyai pikiran bahwa apa yang aku lakukan ini adalah karma atas perlakuan jahatku pada semua wanita. Hidupku lontang-lantung dan tak terarah, aku dibuang bertahun-tahun oleh ayahku sendiri dan selama itu pula aku merasa bahwa selamanya hidup tak bergantung pada seseorang. Hid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN