Lepas maghrib ponsel Alvin terus berdering hingga berkali-kali. Ternyata Dastan yang menghubunginya. "Al, golongan darah lo apa?" "AB, kenapa Tan?" "Kiara pendarahan Al, dia butuh tranfusi darah." "Apa golongan darahnya?" "O positif." "Sebentar ya." Alvin mengakhiri panggilan telepon dari Dastan lalu menuju dapur tempat Meidina sedang menyiapkan makan malam untuk mereka. "Golongan darah Mei apa ya, istrinya Dastan pendarahan, sekarang lagi butuh donor darah, golongan darahnya O positif." Alvin menjelaskan secara ringkas. "O kalau nggak salah, iya O positif. Ya udah Mei aja yang jadi pendonornya." Alvin mengangguk, lalu menghubungi Dastan kembali untuk mengabari bahwa istrinya bergolongan darah O juga. Meidina membereskan makanan yang ada di atas meja, di masukan kembali ke dalam

