Joe keluar dari kamar mandi. Dia melihat Natasha yang duduk di ranjang dan bersandar dengan menekuk kakinya dan menutup dengan selimut, menahan perih di d**a dan bibirnya yang tergores walau tak begitu dalam. "Kenapa tidak tidur?" "Aku tidak bisa.” Joe memilih mengabaikan tatapan redup Natasha. Dia memakai celananya dan berjalan menuju ranjang. Dia duduk di samping wanita yang tertunduk takut. Dia mengangkat wajah Natasha dengan perlahan, melihat dan mengusap bibirnya yang tergores. "Buka bajumu.” "Untuk apa, Nathan?" "Just open it!" Mendengar suara tertahan Joe, Natasha lantas menurut. Dia membuka satu persatu kancing kemejanya. Joe melihat dan menyentuh luka gores di d**a Natasha. Wanita itu sedikit meringis menahan perih. Joe beranjak dari duduknya menuju lemari serba guna. Dia

