Dipagi harinya, waktu masih menunjukan jam 04.30. Ale mengetuk pintu Bunda Lina pelan, takut jika semua orang mendengarnya. Bunda Lina yang baru saja akan tidur, tidak jadi karna ada yang mengetuk pintunya. Saat membukanya, yang pertama ia lihat adalah seseorang memakai baju serba hitam. Ale masuk menerobos dan membekap mulut Bunda Lina yang sudah mengambil ancang ancang untuk berteriak. Ale melepaskan masker dan topinya. "Ini Ale bun." Bunda Lina mengangguk dan melepaskan tangan Ale. "Untung bunda gak punya riwayat penyakit jantung. Kamu mau ngapain? kemana? kok bawa tas? kenapa pakai baju item? mau maling ya kamu?!" Tanya Bunda Lina memicingkan matanya. "Ale mau pergi dulu selama seminggu. Bunda buat Alasan ya untuk keluarga, ini urusan negara bun. Doain Ale semoga misi ini cepat se

