94.Berbagi Tawa

2883 Kata

Tidurku terusik karena aku merasa mau pipis.Aku bangkit dan tidak menemukan Karin di kasur,tapi Sinta masih terlelap.Aku mencium keningnya lalu masuk kamar mandi untuk cuci muka dan menggosok gigiku.Karin sudah menyediakan dua sikat gigi baru,pasti buatku dan Sinta.Aku memilih warna biru karena aku tau Sinta penyuka warna pink.Dan aku tersenyum melihat sikat gigi lain warna hijau,pasti punya Karin.Karin dulu bilang,kami harus mencintai satu warna dan harus berbeda agar kami saling menghargai satu sama lain.Aku dan Sinta menyetujui hal itu. Setelah selesai,tapi aku tidak mandi,aku keluar kamar. “Non sini!!”panggil Obi yang sudah siap dengan outfit kerjanya,dan Karin juga sudah rapi. Aku mendekat lalu duduk di kursi meja makan,sementar Karin baru bergabung setelah memberikan secangkir teh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN