138.Sahabat Dari Kecil

2409 Kata

Setelah ngopi di kantin rumah sakit kami berhamburan lagi ke kamar rawat inap Miranda.Kami tiba bersamaan dengan Miranda yang sedang menyusui bayinya. "Yang ngerasa laki mundur!"perintah Karin. Cowo cowo serentak mundur dan duduk di sofa. "Gue ga termasuk Kar,kan gue bapake"goda Kendi tapi dia tetap melangkah ke sofa juga karena memberi cukup ruang untuk emak emak yang antusias melihat bayi mungil itu. "Harusnya elo juga di sofa jadi ga h***y liat nenen Miranda yang mendadak jadi jumbo"jawab Karin. Kami terbahak. "Mulut Karina"aku mengingatkan. "Sakit ya Mir?"tanya Sinta melihat Miranda meringis. "Lumayan,ingat Rengga aja kalo lagi sedot"ledek Miranda. "Dih,laki gue ada giginya,jadi sakit kalo lagi gemes"jawab Sinta. "Astaga Yang...ga usah di bilangin juga kali"keluh Rengga dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN