Melihat aku yang murung karena mendengar Karin yang keguguran,Nino akhirnya setuju menemaniku Shopping.Dia minggu berikutnya,dia mengajakku ke wisata kota tua. "Non udah ga usah takut ada aku"kata Nino menarik tanganku saat aku ketakutan melihat orang yang memakai dandanan pocong dan kuntilanak di lingkungan museum kota tua minggu sore ini. "Serem No,tar aku kebayang trus.Lewat jalan lain aja"tolakku Nino tertawa. "Sekolahmu doang yang tinggi,tapi takut sama gituan"katanya sambil mengalah dan mengajakku ke jalan yang memutar. "Lagi kamu kaya orang ngidam nyari harum manis segala"ledekku "Ga tau ya,aku lagi pengen aja.Kayanya enak gitu ,manis.Gladis bilang di sini ada.Eh,jangan jangan kamu hamil?"godanya "Semoga sayang"kataku sambil mengusap pipinya Nino tersenyum dan makin terseny

