Sudah dua minggu aku tinggal bareng dengan Nino,dengan ketidakwarasan Nino dan kemanjaanku.Sejauh ini aman dan kami baik baik saja walaupun kami selalu melakukan hal gila dengan terus berbagi desah Nino tetap mengantar dan menjemputku ke kantor.Kehadirannya sukses membuat kasak kusuk di kantorku,dan seperti biasa,kami tidak perduli. Lalu semalam kami menghadiri acara resepsi pernikahan Max dan Katrine di sebuah balroom hotel mewah.Katrine tidak berhenti berceloteh dan menggodaku juga.Dia bahkan menahanku pulang. "Anjir...pantes nunggu sampe 9 tahun lo mau.Seganteng dan sekaya Nino,gue juga mau"ungkap Katrine Aku tertawa.Kami memperhatikan Nino dan Max yang tampak akrab.Mereka tertawa bersama entah membicarakan apa. "Gue ga bego Kat,elo aja bisa dapat Max yang ganteng dan tajir masa gu

