Setelah membaca pesan Nino aku langsung bergegas pulang ke Jakarta.Aku tidak perduli ini sudah malam dan aku menyetir seperti orang gila.Aku tiba tiba takut Nino benar benar pergi dan meninggalkan aku lagi. Dengan langkah tergesa,aku menuju apartemen Nino.Ya keputusanku udah bulat sekarang.Aku cuma mau Nino.Papa,mama dan semua teman temanku benar.Kebahagianku cuma Nino.Aku tidak perduli saat ini sudah malam.Pulang dari Bandung aku bahkan tidak pulang lagi ke apartemenku. Aku buka apartemen Nino dengan kunci yang Nino berikan.Nino memang memberiku akses tak terbatas untuk bisa masuk ke apartemennya.Tiba di apartemen aku tidak menemukan Nino.Aku telusuri setiap ruangan apartemen Nino.Aku mulai takut.Airmataku sudah tidak sanggup aku bending,karena Nino tidak ada.Apa Nino benaran pergi lag

