Cinta yang Terlambat

1216 Kata

"Aku tau ini sangat terlambat, tapi aku cinta sama kamu, Nda." Jantung Dinda serasa lepas dari tempatnya. Berusaha mengabaikan ucapan lelaki itu, ia menutup kedua telinganya, tak ingin mendengar apa pun lagi. "Tolong, percaya sama aku," pintanya lirih, "aku gak pernah senekat ini cuma buat seorang perempuan, termasuk Naina sekali pun." "Kamu memang udah punya pacar, tapi aku gak peduli. Aku cuma mau kamu tau kalau aku bener-bener sa-" "Cukup!" Dinda sudah tak bisa menahan diri lagi. Ia membuka pintu dengan sembarang, memberikan tatapan tajam pada Nathan yang mengelus lengannya. Ada gurat kelegaan di sana mendapati Dinda mau membuka pintu. "Nda, ak-" "Diem, Nath!" potong gadis itu dengan wajah memerah. "Gue udah gak tahan lagi sama semua sikap elo." Nathan terperangah, hendak menyentu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN