Nathan: Kamu beneran jadian sama Lintang? Dinda menatap nanar pesan kesekian yang dikirimkan lelaki itu. Nathan tak kunjung merasa bosan terus mengiriminya pesan. Ia tidak tahu kenapa mantan kekasihnya masih saja menyangka dirinya yang menjadi pacar Lintang. Apa Naina tidak memberitahu? Huh, sudahlah. Tidak seharusnya ia memikirkan hal tersebut. Terpenting lelaki itu menyangka dirinya memiliki kekasih. Namun yang membuatnya aneh, kenapa lelaki itu malah semakin gencar mengganggunya? Dinda menenggelamkan wajahnya di atas meja. Dulu chat dari Nathan adalah hal yang paling ia tunggu. Sekarang, Dinda bahkan berusaha keras untuk tidak membalasnya. Derit pintu membuatnya mengarahkan pandangan. Maura memasuki kamarnya dan mendudukkan di sisi tempat tidur. "Mantan kakak hubungin aku. Nanyain

