Chapter Seventeen

900 Kata

Hening. Itulah suasana yang terjadi di dalam mobil Steve saat ini. Aku diam, Steve diam. Aku tak berbicara, Steve juga tidak. Tidak ada suara lain kecuali deru mesin mobil Steve yang terus mengerang sepanjang perjalanan. Bosan? Pastinya. Tapi kalaupun mau bicara, mau ngomongin masalah apa? Nggak ada topik yang pas buat diomongin sama nih cowok. Jadi yaaa lebih baik diam dari pada nyoba ngobrol tapi malah nggak nyambung. Iya nggak sih? Tiba-tiba Steve membelokkan mobilnya ke sebuah jalan yang dipenuhi rimbun pepohonan di sisi kanan dan kirinya. Jalan beraspal yang sempit dan sepi. Jalan yang belum pernah kulalui sebelumnya. "Lho, kok lewat sini? Emang kita mau ke mana?" protesku memecah keheningan yang terjalin di antara kami berdua. "Gue mau nunjukin suatu tempat dulu sama lo." Steve m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN