Ayu memarkir motornya tepat di bawah pohon Tanjung di parkiran khusus mahasiswa Fakultas Ekonomi. Sengaja ia datang ke kampus siang hari setelah satu minggu ini ia memilih untuk berdiam diri di rumah. Ayu berjalan memasuki lobi, di sana hanya tampak beberapa makasiswa yang lalu lalang atau sekedar duduk-duduk santai di depan ruang kelas. Suasana kampus sudah mulai sepi karena hari ini adalah hari terakhir ujian semeter ganjil. Ayu mempercepat langkahnya dan langsung menuju ke perpustakaan untuk mengembalikan beberapa buku yang ia pinjam. Tanpa sengaja ia bertemu dengan Henggar, ketua BEM kampusnya yang saat itu tidak bisa mengendalikan emosinya ketika Ayu tanpa sengaja membuat kesalahan di lomba pidato antar Universitas minggu lalu. “Ayu…” panggil Henggar yang terdengar sedikit agak ra

