Veron melangkah mantap memasuki sebuah Mansion yang dua kali lipat lebih megah dari mansionnya. Ia menghela nafasnya sejenak sebelum menekan bel yang terdengar menggema dipenjuru Mansion tersebut. Ia mengetukkan sepatunya dilantai marmer abu abu tempatnya berpijak saat ini menunggu pintu raksasa dihadapannya terbuka. “Selamat Sore Tuan, selamat datang dikediaman Anderson Robb." Seorang pelayan tampak membungkuk hormat dihadapannya. “Aku ingin bertemu dengan Dara.” Pelayan tersebut membuka pintu dengan lebar lebar mempersilahkan Veron agar segera masuk. “Silahkan, Nona dan Tuan muda sedang berada ditaman dengan Tuan besar.” Veron mengekori pelayan yang membawanya menuju sebuah taman yang terlihat begitu indah dari kaca besar penghubung ketaman itu, ia bisa melihat Dara
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


