0.8

788 Kata

Tepat ketika kau membuka mata terbangun dari tidur, kau segera keluar dari kamar terlebih karna telah mencium harum makanan. Perutmu langsung bereaksi karna itu. Meminta segera diisi karnanya. "Selamat siang Putri tidur! Akhirnya bangun juga!" sapa Jinseok tanpa menoleh ke belakang karna sedang sibuk memasak sambil mengenakan apron. Bahu lebarnya membuat terlihat begitu manly. Dari belakang saja dia sudah terlihat tampan. Kau mengusap-usap matamu dengan telunjuk dan ibu jari. Menguap sambil berjalan mendekat –memilih duduk di meja makan yang juga satu tempat dengan dapur. "Putri tidur? Jahat sekali sajang-nim." Ujarmu sambil mempoutkan bibir. Dia terkekeh dan menoleh padamu. Memberikan senyuman teduh yang menenangkan. Sementara wajahmu seketika memerah karna tawanya yang diberikan unt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN