MALAM YANG LEMBUT

1397 Kata

Seperti biasa setelah aku dan Ramil menikmati dinner dari resto yang sudah dipilih Ramil untuk melayani makananku sehari hari selama aku berada di apartemen Ramil, aku dan Ramil bercengkerama di living room menjelang tidur.Tapi untuk malam ini aku melihat raut wajah Ramil tidak seperti biasanya.Ramil yang biasanya sering tertawa, berkelakar dan banyak bicara, kini mendadak banyak diam , aku amati sejak sore tadi sepulang kerja.Ramil pulang kerja sambil membawa banyak sekali coklat yang bermacam macam bentuknya dan beli di toko yang sudah biasa dia menjadi langganannya, jadi ketika Ramil membeli coklat dengan ukuran yang besar dan jumlah yang banyak itu, dia mendapatkan diskon dari toko langganannya itu. "Apa itu ? banyak sekali Kamu membeli oleh oleh untukku Ramil ? Kita tidak jadi ke tok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN