Bab 2
Alessa membalek - balek dokumen di tangan nya, serta fail-fail menumpuk
di tepi mejanya, wanita itu memakai
jas abu-abu berserta rambut nya terikat rapi berwarna hitam, Alessa adalah gadis cantik di desa. memiliki
kulit sawo matang dan bertubuh ramping yang terlihat cantik.
ia berkerja di perusahaan andalan Danish D.E.C engineering construction.
ia beruntung telah menggantikan kekosongan jawatan karyawan yang berhenti kerana sakit.
di sisi lain, sosok pria yang tampan
dengan setelan jas hitam, berambut hitam memiliki kulit putih, berhidung mancung ,aura maskulinnya terselah.
tidak hairan ia tampan,kerana ia memiliki darah campuran,pria itu memiliki ketinggian 195cm
maleeq adalah keturunan Turkey, yang membesar di kota Jakarta, kerana orang tuanya memperluas cabang perusahaan di Jakarta.
ibunya pula Dalisa berketurunan Spanyol yang di adopsi oleh keluarga kaya tidak memiliki anak semasa membuka busnis di London,yang berasal di jakarta juga.
tidak hairan mengapa ia sangat tampan,
begitu di segani
di gedung yang menjulang tinggi.
tiada lain,itu adalah Danish Daniel
CEO D.E.C engineering construction.
pria itu juga memiliki perusahaanya sendiri di seluruh Asia dengan hasilnya titik perlunya sendiri, selain perusahaan keluarganya.
pria itu menampakan aura yang tegas
dan dingin.
"yuna" ucapnya lirih.
"pastikan semua dokumen hantar keruangan saya"
"baik tuan" balas yuna.
yuna buru-buru mengumpulkan semua
dokumen-dokumen, lalu menghantar keruangan Danish.
yuna adalah kepala di ruangan itu, juga adalah atasan Alessa. yuna adalah wanita paruh baya, yang cekap dan tegas soal kerja.
setelah siap mengecek semua dokumen itu, telefon berdering. namanya tertulis di layar chiara elnora
kekasih Danish yang ia cintai.
mereka menjalin hubungan sudah hampir satu tahun, ketika ayah Chiara menjadi busnis patner Danish,
Chiara selalu mewakili sang ayah ketika rapat di kantor,
ya gadis itu lumayan cantik, yang memiliki tubuh ramping kulit putih rambut hazelnut, tidak hairan mengapa Danish bisa jatuh cinta kepadanya
ia tekan tombol hijau,lalu mengankat.
terdengar suara di seberang sana.
"hello sayang, aku kangen pengen ketemu kamu" ucap chiara di seberang sana.
"maaf sayang aku harus pulang, adahal keluarga yang harus ku urus" jawab Danish,
Danish berniat pulang malam ini kerumah keluarganya. kerena ibunya menyuruhnya pulang ,ada urusan penting yang harus di bincangkan
kepadanya.
tentu saja tentang perkhawinanya dengan Alessa.
sesampai di gerbang, rumah agam milik keluarganya,seorang pengawal membukai pintu mobil nya. Danish turun lalu berjalan menuju ruang tamu.ia melihat sang ayahnya maleeq duduk di bangku keluarga manakalah sang ibu duduk sopan di bangku kedua, dexie adik bongsunya duduk di bangku ketiga. semua orang telah menunggunya ,kecuali anak kedua Darry yang berada di luar negara
mengurus busnis keluarga mereka disana.
"ayah ingin kamu menikah sama anak teman ayah" ucap maleeq kepada anaknya Danish.
Danish hanya melihat sang ayah dengan datar,kerana ia terkejut dengan kata- kata ayah itu.
"menikah?"
"eya menikah" sambung Dalisa cepat.
"kamu sudah cukup dewasa nak,kamu harus menikah dan memiliki anak,supaya kamu bisa menjadi pewaris yang sah"
kerena pewaris harus la menikah dan mempunyai anak,itu syarat yang di berikan sang kakeknya yang terisi di surat wasiat,jika tidak ia tidak bisa memiliki apa-apa dari kekayaan keluarganya itu.
"aku engak bisa menikah sama orang yang aku engak cinta,apa lagi engak kenal,"balasnya dingin.
*****