18+ Terdapat unsur kekerasan pada part ini. Be smart readers Malam harinya kuputuskan untuk bertemu dengan Hana di restoran hotel tempatnya menginap agar lebih memudahkan untuknya karena jelas ia tidak paham tiap tempat disudut kota Surabaya. Ketika langkahku memasuku restoran kemudian mengedarkan padanganku dan melihat Hana sedang duduk dimeja dekat jendela. "hai?" sapanya ketika baru saja duduk berhadapan. "udah lama?" tanyaku "baru saja. Mau pesan sekarang?" "boleh" Hana memanggil pramusaji untuk memesan makanan. Pramusaji undur diri setelah mencatat dan membacakan ulang pesanan kami. "kamu disini sendirian Han?" "Iya, sejauh ini keluarga besarku belum tahu tentang masalah ini" katanya dengan senyum memaksa. "hanya wanita yang mengerti hati sesama wanita. Iya kan?" kataku me

