Enggan

1082 Kata

Suara ketukan pintu samar samar terdengar nyaring, mataku mengerjap seiring sinar matahari masuk dari celah gorden jendela yang tersibak. Kepala sedikit pusing saat berusaha untuk duduk dan ketika melihat jam dinding dengan gerakan cepat segera bangkir dari tempat tidur hingga berefek pada penglihatanku sedikit berkunang kunang. Ya ampun, jam tujuh. Menyambar handuk yang berada pada meja rias kemudian segera menuju kamar mandi yang berada terpisah dari kamar tidurku. "Na?" panggil seseorang dari arah ruang tamu. Yoga? Aduh, kenapa bisa lupa jika pagi ini ia akan mengantarkanku. "kamu udah lama nunggunya?" kataku sambil mendekatinya. Kulihat Yoga mengamatiku sejak dari tadi, kembali melihat penampilanku yang enggak banget dipagi ini. Ya kali baru bangun tidur gak ada bagus bagusnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN