Chapter 22

2773 Kata

Refleks aku meraih tangan Lily dan menariknya kesisiku dan tangan yang lain bersiap menarik keluar Spathi Ourano_yang kubawa saat menjemput Lily_dari sarungnya. Lily bingung dengan apa yang terjadi. Tapi sepertinya dia bisa mengerti karena aku langsung merasakan perubahan emosinya. “Aku berharap kau segera pergi tadi, Navaro.” Ujar sebuah suara terdengar begitu tenang walaupun kami sama sekali tidak bisa melihat siapa si pemilik suara itu. Navaro mendengus kesal. Dari wajahnya sudah terlihat betapa kesalnya malaikat ini. “Kau berharap aku meninggalkan mereka setelah menyadari kehadiranmu? Kau salah, Reynard. Seharusnya kau tahu cara berpikirku. Aku tidak sepengecut itu. Kalau kau memang tidak ingin melihatku, kau tidak perlu menunjukkan auramu saat aku masih ada disini. Dengan begitu aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN