HAMIL

1369 Kata

"Mbak Santi sakit, Mas?" Dinda menatap kakak iparnya dengan serius. "Masuk angin mungkin, Din. Semalam muntah-muntah. Tapi tadi aku sudah minta ibu untuk jagain dia dulu. Rencananya nanti sore aku mau periksakan ke dokter kalau belum baikan," jelas Hanif. "Kamu sendiri kenapa udah masuk, Din? Lihat tuh wajah kamu masih lebam gitu," ujar Hanif. "Udah nggak sakit kok, Mas. Lagipula hari ini kan ada meeting pagi. Nggak enak kalau ijin keterusan," ucap wanita itu sambil merapikan barang-barang di atas meja kerjanya. "Iya makanya itu, aku juga nggak bisa mengantar Santi ke dokter pagi ini. Oya, kemarin sudah ditelpon sama pakde kan, Din?" tanya Hanif. "Sudah, Mas." "Sudah diberitahu rencana untuk bulan depan?" "Sudah juga. Makanya itu aku nggak bisa ijin terus, Mas. Takut mengecewakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN