Fira menatap wajah suaminya yang senyum-senyum sendiri. "Kenapa kau tersenyum terus," tanya Fira keheranan. "Aku tidak sabar ingin menggendong bayi," ucap Batista dengan nada girangnya. Kemudian dia menyodorkan testpack yang telah dibeli oleh bi Inah. Batista mengarahkan Fira agar segera mengecek kehamilannya dengan testpack tersebut. "Buruan gihh!! aku tidak sabar," titah Batista. Fira memegang testpack dan berjalan ke arah mandi. Kemudian dia menyisihkan sedikit air kencingnya untuk dilakukan pengecekan. Selama sepuluh menit Fira berada di kamar mandi sehingga membuat Batista berontak dan mengetok-ketok pintu kamar mandi. tok.. tokk.. "Sayang udah belum sih," tanya Batista penasaran. Fira masih menunggu garis dua yang timbul didalam testpack. Baru satu garis yang muncul. Di sendiri

