Niken mengundurkan diri. "Saya mau pulang kampung, Pak. Ibu nyuruh saya menikah." Pengunduran diri gadis itu sangat mendadak. Chris bahkan baru bangun saat melihat kardus-kardus dan tas besar tersusun di dekat pintu. Niken telah mengemasi barangnya, menerima pesangon, lalu memesan ojol untuk pergi ke terminal. Mau tak mau Chris yang harus mengurus keperluan Felice untuk sementara. Pria beranak satu ini sangat payah dalam memasak, apalagi menyiapkan sarapan. Toast-nya gosong, telur goreng mentah, nasi lembek, yang pada akhirnya terbuang percuma. Ia selalu memesan paket makanan untuk putrinya. Setiap waktu. "Kenapa nggak makan sereal aja, papa?" "Kita punya sereal?" Felice mengangguk polos. Ia membuka lemari pendingin untuk mengambil s**u, lalu menuangkannya ke mangkuk. Alhasil, mak

