I'll wait

1261 Kata

Risma tak nyaman bila harus berargumen di depan rumah, apalagi tetangga yang menjadi CCTV 24 jam mereka. Cukup terakhir kali nama ayahnya tercemar karena ketahuan pulang malam dengan lelaki asing. Ia tak ingin mengacau lagi. Di lain sisi, Chris juga bersikukuh menanyakan hal yang sama. Risma menyerah sebelum akhirnya masuk ke Audi hitam itu. Mengambil posisi di samping kemudi sebelum mendengar suara ‘klik’—pintu mobil terkunci. “Nggak perlu kunci pintunya. Pak Chris.” Lelaki itu menoleh. “Seriously? Itu yang kamu peduliin alih-alih hubungan kita?” Risma bersyukur kaca mobil itu gelap. Pasalnya para tetangga masih berusaha mengamati mereka dari kejauhan. Di sampingnya, Chris hanya menghela napas dalam sambil memejam. “Ini nggak ada kaitannya sama Nyonya Hanin.” ucap gadis itu, tanpa me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN