*Membaca Al-Qur'an lebih utama* Nabilah tengah mondar-mandir karena kelikiran dengan Dito dan Akbar yang katanya sudah berada di jalan menuju tempat nya KKN. Bagaimana nanti jika teman-teman se kelompoknya mengira jika dirinya memiliki hubungan khusus dengan Dito, dosen mereka. Terlebih mengingat jika Akbar memanggilnya sebagai bunda. Habislah riwayatmu Nabila. "Bil, ngapa sih dari tadi mondar-mandir udah kayak setrika aja?" Ujar putri yang merasa heran sekaligus risih melihat Nabila sedari tadi tidak bisa diam sama sekali. Nabila menggeleng pelan, lalu menggigit kukunya dengan wajah resah. Ya tuhan, membayangkan bagaimana reaksi teman-teman nya nanti saja Nabila sudah mules dan kebelet buang air. Dengan cepat ia langsung menuju kamar mandi guna menuntaskan panggilan alamnya. Putri

