|| Chapter-35 ||

1109 Kata

Hari yang ditunggu pun terjadi, Tiffany berjongkok di depan makam ibunya sambil membawa tiga dupa panjang di tangannya. Matanya terpejam dengan erat, bibirnya terus merapalkan doa yang selalu dipanjatkan untuk ibunya. Tidak hanya itu, Tiffany sedikit menyelipkan nama Bara dalam doanya. Agar ibunya tidak kecewa dengan apa yang Tiffany lakukan, meskipun dia tahu jika ibunya ada, sudah dipastikan ibunya akan menentang apa yang Tiffany lakukan. Membuka kedua bola matanya dengan perlahan, hal pertama yang dia lihat adalah nama ibunya. Lalu dia menatap ayahnya yang berdiri di samping nisan ibunya sambil tersenyum manis. Begitu juga dengan Jessica yang langsung melemparkan tatapan tajamnya ke arah Tiffany, seolah tatapan itu mampu menguliti Tiffany hidup-hidup. "Sekarang kita mau kemana?" tany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN