Ariana masuk ke dalam kamar Aisyah, di mana Aisyah sendiri sudah menunggu kedatangannya. Wanita itu memberi tanda pada Ariana untuk duduk di sampingnya, Ariana menuruti apa yang Aisyah mau. "Coba sini Mbak lihat, Adik Mbak yang cantik ini rasanya semakin cantik ya sekarang," puji Aisyah seraya membelai wajah Ariana yang masih terbalut oleh niqob. Ariana tersenyum manja lalu memeluk Aisyah karena merasa malu mendengar pujian itu. "Mbak Ai kenapa sih? Aku malu dipuji-puji begitu, seperti usiaku masih enam belas tahun saja," rajuknya. Aisyah tertawa mendengar apa yang Ariana katakan. Ia mengusap punggung Ariana dengan lembut dan penuh kasih sayang seperti saat mereka masih kecil dulu. "Mbak belum pernah menanyakan satu hal padamu selama ini," ujar Aisyah. "Apa itu Mbak? Tanyakan saja...

