EPISODE 32

780 Kata

ANUGERAH   Ridwan menatap dirinya sekali lagi dicermin sebelum benar-benar melangkahkan kakinya menuju jenjang baru dalam kehidupannya. Teringat akan sosok yang dicintainya namun tak berani ia khayalkan karena sosok itu belum sepenuhnya halal dalam hidupnya. Ia ingat betul apa yang tersimpan di dalam memorinya selama hampir setahun ke belakang.   Flashback On Ridwan POV Selasa, 12 Januari Hari itu aku agak bersantai karena kantor sedang libur. Aku duduk di ruang tengah sambil membaca koran, sementara Ibuku - seperti biasa - menonton tv sambil meminum teh jahe kesukaannya. Bi Inah masuk ke ruangan itu sambil membawa cemilan, namun tiba-tiba Pak Karto muncul dan menghadap pada Ibuku. "Nyonya Aria, ada perempuan yang datang melamar kerja untuk mengurus Nyonya Ai," lapornya. Jantungk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN