Romeo: Traktir

1815 Kata

Hari Senin sudah menyapa, gue kembali ke rutinitas sekolah dan belajar yang melelahkan. Tidak ada lagi leha-leha, tidak ada lagi semua keluh kesah. Kembali hidup susah lagi yok. "Yo, pinjem tip-ex dong." Rohman menyenggol gue. Saat ini, jam pelajaran Bu Indah kosong, katanya dia ada hajat di rumah mertuanya. Dan untuk mengisi jamnya, Bu Indah memerintahkan kelas untuk mencatat satu bab penuh. Auto pegel dah nih tangan. Kini, di depan Viona sedang menulis catatan yang diberi oleh Bu Indah. "Yang ini gue hapus ya?" ucap Viona di  depan. Lantaran satu papan tulis sudah penuh dengan tulisan. Jadi untuk bisa menulis lagi, Viona harus menghapus tulisannya yang sudah ditulis pertama tadi. Sebagian siswa mengatakan "iya" beberapa lagi mengatakan "jangan dulu" yang mayoritas disoraki dari anak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN