Yamada meregangkan otot-ototnya, pria berambut cokelat itu baru saja menyelesaikan beberapa pekerjaannya yang bertambah karena Calvin, jika saja tidak menjadi asistennya mungkin Yamada tidak akan mengerjakan tugas Seniornya itu. Yamada merupakan junior Calvin sejak semasa sekolah hingga menjadi guru, kemudian ia mengikuti jejak Calvin dalam divisi pemerintahan Kota. Pria itu segera berjalan keluar dari gedung Wali Kota, dimana Sean sudah menunggunya disana. "Oh, Sean. Dimana yang lain?" Yamada bertanya, ia menguap setelahnya merasakan kantuk. "Sepertinya kau sangat lelah, Tuan Yamada." Sean tersenyum kecil, seperti biasa. "Itu Nathan dan Jack." "Yah, Calvin memberikan semua pekerjaannya padaku berhari-hari," keluh Yamada pada Sean, matanya sedikit berair karena mengantuk, kemudian ia

