Suara bel apartemen Calvin begitu nyaring di pagi hari, terus berbunyi tanpa henti, itu membuat Sarah terbangun sedangkan Calvin malah semakin lelap dalam tidurnya seolah tidak terganggu sama sekali. Gadis itu berusaha meregangkan tubuhnya meski gerakan nya terbatas karena Calvin masih mendekapnya dengan erat. Perlahan Sarah melepaskan pelukan Calvin yang melingkari pinggangnya, ia mengambil jubah tidur dan membungkus tubuhnya yang hanya mengenakan baju tidur minim. Sarah merapikan rambutnya seadanya. Ia berniat untuk melihat siapa yang berkunjung sepagi ini dan mengganggu tidur mereka —lebih tepatnya hanya tidur Sarah yang terganggu. Langkah Sarah masih gontai karena ia belum tersadar sepenuhnya, sesekali ia pun menguap lebar. "Siapa?" Sarah bertanya dengan polosnya setelah membuk

