Chapter 13

1096 Kata

ORDER BESAR Perut keroncongan membuat Adilla turun dan melangkah ke arah dapur. Mencari-cari bahan yang bisa dia masak. Malas memasak, perempuan itu mengambil mi instan. Tangannya mulai menghidupkan kompor merebus air kemudian memasukkan mi. "Lagi masak apa, Beib?" tanya Eric yang langsung meletakkan kepala di ceruk leher Adillla. "Daddy kapan datang? Mau aku buatkan mi juga?" Dari aroma parfumnya saja, Adilla sudah mengetahui siapa yaang memeluknya kini. "Asyik tuh menikmati mimu ini." Tangan lelaki itu meraba bagian vital Adilla. Si pemilik mendesah keenakan. "Jangan sekarang, Dad. Aku laper, dari kemarin belum keiisi makanan sama sekali." "Oke. Sesuai permintaan, tapi apa yang mau aku omongin ini nggak boleh ditolak." Adilla memutar kepala, menatap Eric manja. Mengedipkan mata se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN