Minggu ini cuacanya cukup cerah, sedikit ramai di wilayah Jakarta, terutama sekitar Taman Menteng, Jakarta pusat. Fuse dan Epa sedang berjalan di koridor markas pusat. Mereka berdua menggunakan setelan yang biasa namun terlihat rapih. Mereka berbelok di salah satu pintu yang ada di sana. Di pintu itu tertulis kata ‘Milan’. Fuse membuka pintu dan mempersilahkan Epa masuk terlebih dahulu. “Oh kalian sudah datang,” sapa seseorang dari dalam. Orang itu duduk di sebuah kursi sender hitam dengan meja di depannya. Ada sebuah papan nama yang bertuliskan ‘Milan’ juga seperti di pintu depan. “Ini laporan soal kasus penangkapan Ridwan,” ucap Fuse, “dan ini soal perkembangan Muthia.” Fuse menyerahkan dua map yang masing-masing memiliki warna yang berbeda. “Bagus. Bagus cukup bagus,” ucap Milan

