Sembilu membiru (1)

1058 Kata

Sembilu membiru (1) Kennan duduk di sofa ruang tamu, dengan jemari memijit pelipisnya. Baru pukul tiga sore di hari rabu, dan dia memilih pulang kantor lebih awal. Dia menyandarkan kepala ke atas sofa dan memejamkan mata. Tidak ada masalah berarti di kantor, namun rasanya dia lelah sekali. "Sayang, kopinya," suara Yuna yang terdengar teramat teduh dan menenangkan, menyapa indera pendengar Kennan. Lelaki itu membuka mata dan mengulas senyuman sembari mengucap terima kasih. Hela napas pelan mengiringi gerakan Yuna mengambil duduk di sisi sang suami. Diusapnya lembut bahu Kennan, dan melontar tanya, "Ada masalah di kantor? Mau cerita?" Yuna memang tidak tahu menahu urusan kantor, namun, jika sang suami bercerita maka dia akan dengan senang hati mendengarkan. Setidaknya Kennan mau membagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN