Spesial Bab 2 Sita sedang merapikan gaunnya, menatap pantulan dirinya di kaca besar. Gaun yang sangat indah. Ekornya menjuntai panjang. Dia sendirian di dalam ruang ganti. Yuna sedang mengganti pakaian si kembar. Sedangkan penata riasnya izin keluar menerima telepon. Memilin bajunya, Sita yang tadi sudah menegakkan tubuh kembali mengambil duduk. Hendak mengutak-atik gawainya, namun urung dia lakukan ketika derit pintu ruangan terdengar. Disusul satu panggilan lirih. "Sita." Sita menoleh, mengukir senyuman menatap Jefry yang menganyun langkah ke arahnya. Lelaki itu sudah resmi menjadi suaminya hari ini. Ah, Sita malu sendiri jadinya. "Kamu sudah siap?" Jefry menghentikan langkah tepat di depan Sita. Menahan diri untuk tidak berdecap penuh kekaguman menatap keanggunan Sita. Sita menga

