Karena terlalu lelah, sepanjang perjalanan pulang ke Jakarta, mata Renata terlihat kriyep – kriyep karena mengantuk. Beberapa kali ia tertidur tanpa sadar dan terjaga saat kepalanya bergerak. “Kamu ngantuk?” Renata hanya menganggukkan kepalanya. Sri merangkulnya dan menyuruhnya untuk bersandar di pundaknya. Wah, tentu saja Renata langsung melaksanakan perintah ibu suri itu. Ia tertidur dengan bersandar di pundak ibu mertuanya yang galak. Bahkan, ia melingkarkan tangannya di perut ibu mertuanya. Satu setengah jam kemudian, mereka tiba di kediaman keluarga Rudianto Djojodiningrat. Seorang security rumah segera membukakan pintu gerbang rumah mewah itu setelah melihat sebuah mobil sedan yang tak kalah mewah dengan rumah tempatnya bekerja akan segera memasuki rumah itu. “Re, bangun, kita su

