Saat ini, Rinda tengah tertunduk duduk di hadapan adik sepupu dan adik iparnya di sebuah kafe yang berada di gedung hotel milik Djojodiningrat Corporation. Capuccino yang ia pesan belum ia sentuh sama sekali. Sejak datang, ia hanya menyapa Renata dan Yoga dengan kata ‘hai’ saja. Tidak ada kata lain yang ia ucapkan selain kata ‘hai’ dan ‘capuccino’ saat ditanya ingin memesan apa. Ia terdiam seribu bahasa. Yoga memandanginya dengan tajam, sedangkan Renata sedang sibuk menyantap sepotong strawberry cheesecake. “Ada apa ngajak kita ke sini?”, ujar Yoga yang akhirnya membuka suara setelah Rinda hanya diam saja. “Iya, ada apa, Mbak Rinda? Kenapa diem aja?”, lanjut Renata menyambung ucapan Yoga. “Hmm.. Aku kangen aja sama kamu.”, jawab Rinda singkat. Renata mengerutkan dahinya. Rinda kangen s

