28th January Monday, 7.05 P.M. Jennifer’s House, London, UK. Arthur turun dari Ferrari merahnya dengan gaya penuh kharismanya, membuat para tamu turut memandangnya dari atas sampai bawah. Tentu saja mereka masih merasa asing dengan sosok pria yang baru saja turun dari mobil sport mewahnya itu. Arthur sempat membuka ponselnya kala mendapat notif pesan. Sebuah pesan dari pengawalnya. “Apa kami harus memperketat penjagaan?” Tanpa berpikir panjang, arthur mengetik balasan. “Lakukan saja seperti biasa.” Begitu memasukkan ponselnya ke dalam saku celana, seorang wanita tengah menghampirinya dengan tersenyum. “Kau hampir terlambat.” Ujar Jennifer. “Aku harus mencari barang permintaanmu dulu, Nona.” Jawab Arthur s

