Hari demi hari pun berlalu. Ken masih terlihat begitu murung walaupun Aziz, Jane, dan Nadya sudah membujuk dan menyemangatinya. Di sisi lain, Dita pun juga sama. Ia terlihat sangat murung dan sedih. Setiap malam ia selalu menangis karena sangat merindukan Ken dan yang lainnya. Ia tidak bisa mengatakan kejadian yang sebenarnya karena ia takut Erwan akan semakin menyakiti Kakaknya bahkan bisa membunuhnya kapan saja. Pada suatu hari, Aziz merasakan keberadaan Erwan yang sedang memasuki sebuah Hotel. Ia pun langsung memberitahukannya kepada Ken. “Gawat Ken. Erwan lagi ada di hotel”. Kata Aziz. “Serius? Kalau gitu lo langsung ke sana dan jangan lupa langsung nyalakan Apinya dari korek lo itu biar gue bisa langsung datang”. Ucap Ken. Aziz pun langsung bersiap menunggu momen ya

