Aziz pun sudah tidak peduli dengan keadaan sekitar. Ia langsung terbang ke arah ledakan pesawat tersebut tanpa peduli ada orang yang memperhatikannya. Di ketinggian, Ken tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Ia pun terus memaksakan dirinya untuk mencoba melayang di udara. Tiba-tiba, muncul sayap Api dari punggung Ken. Dengan cepat, Ken langsung mengendalikan sayap tersebut sehingga ia bisa terbang tinggi ke langit agar tidak ada orang yang melihatnya terbang. Dita pun terbangun dari pingsannya. “Ken.. Apa yang terjadi?”. Tanya Dita. Ken pun terdiam dan tidak menjawab pertanyaan dari Dita. Namun, Ken tidak kuasa menahan Air matanya. Ia merasa hatinya sudah hancur dan putus asa. Ia telah kehilangan kedua orang yang di cintainya. Ia tidak tahu harus bagaimana lagi selain menangis. Tiba-tiba

