Suasana taman yang sepi tidak membuat Naya beranjak untuk pergi. Angin malam yang bertiup pelan sedikit membuatnya kedinginan, tapi itu tidak menghalangi niatnya untuk tetap duduk di kursi taman ini. Naya sedang menunggu seseorang, seorang pria yang baru saja dia hubungi 5 menit yang lalu. Suara langkah kaki yang mendekat membuat Naya menoleh ke belakang. Senyumnya mengembang saat melihat Rezal datang menghampirinya. Naya berdiri dan menatap tampilan pria itu dari atas ke bawah, begitu seterusnya sampai membuat Rezal sedikit gugup. "Kamu kenapa?" Naya kembali tersenyum, "Saya nggak pernah liat Pak Rezal pake pakaian kaya gini. Jadi makin ganteng." Lihat saja tampilan pria itu. Begitu sempurna dengan kemeja putih yang dilapisi jas berwarna biru tua. Rambut hitamnya juga terlihat rapi de

