CBL-33

879 Kata

"Papa!!" Teriak seorang gadis cilik yang berlari menuju ruang kerja Andrew. Andrew yang sejak tadi sedang membaca berkas kantornya pun seketika beralih pada gadis cilik itu. "Papa!!" Panggil gadis cilik itu dengan raut wajah menggemaskan menatap Andrew yang masih duduk di kursi kerjanya. "Ada apa, sayang? Kenapa teriak-teriak gitu tadi manggil papanya?" Tanya Andrew lembut seraya mencondongkan badannya pada gadis cilik tersebut. "Ara nda da emen ain, papa," ucap Aira cadel dan belum lancar kepada Andrew. Ya, gadis cilik itu bernama Aira 'Afraa Raabi'ah. Aira ini tak lain merupakan anak Andrew dan Raisa. Setelah hari kian berlalu, kini anak Andrew dan Raisa sudah lahir, bahkan kini sudah tumbuh besar. Saat ini Aira baru berusia 4 tahun. Meskipun terbilang masih cukup kecil, namun Aira i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN