Selepas pekerjaan di kantornya selesai, segera Andrew pergi namun kali ini bergegas pergi bukan untuk pulang, melainkan untuk pergi menuju kediaman Xander berada menggunakan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata. Sungguh, saat ini Andrew sedang kalut. Disaat dirinya sudah merasa nyaman dan aman dengan kehidupannya saat ini, tiba-tiba saja bahaya dari masa lalunya kembali mengancam. "Sialan!" Maki Andrew seraya memukur stir mobilnya. Nafas Andrew mulai memburu seperti sedang menahan emosi. "Lihat saja, jika anak dari mafia sialan itu berani menyentuh keluargaku barang sedikitpun, maka tak segan-segan aku akan langsung membunuhnya dengan tanganku sendiri," desisnya tajam penuh dendam. Setelah melalui perjalanan yang cukup menguras waktu, akhirnya Andrew sampai di kediaman Xander. Me

